Selasa, 04 September 2012

"A Little Way"

"A little way! I know it is not far
To that dear home where my beloved are;
And still my heart sits, like a bird, upon
The empty nest, and mourns its treasures gone,
Plumed for their flight,
And vanished quite.
Ah me! Where is the comfort? Though I say
They have but journeyed on a little way.

"A little way! At times they seem so near,
Their voices even murmur in my ear,
To all my duties loving presence lend,
And with sweet ministry my steps attend.
'Twas here we met and parted company;
Why should their gain be such a grief to me?
This sense of loss!
This heavy cross!
Dear Savior, take the burden off, I pray,
And show me heaven is but--a little way.

"A little way? The sentence I repeat,
Hoping and longing to extract some sweet
To mingle with the bitter; from Thy hand
I take the cup I cannot understand,
And in my weakness give myself to Thee.
Although it seems so very, very far
To that dear home where my beloved are,
I know, I know,
It is not so;
Oh, give me faith to believe it when I say
That they are gone--gone but a little way."

Senin, 03 September 2012

Mother How Are You, Today?

I love you Mom
and i miss you so much...



Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter.
With me everything is ok.
Mother, how are you today?

Mother, don't worry, I'm fine.
Promise to see you this summer.
This time there will be no delay.
Mother, how are you today?

[Verse]
I found the man of my dreams.
Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away.
Mother, how are you today?

I Love You, Daddy

I love this song very much
and i dedicate this song to my Dad...



DADDY,
YOU KNOW HOW MUCH I LOVE YOU
I NEED YOU, FOREVER ,
I’LL STAY BY YOUR SIDE
DADDY, OH DADDY
I WONT ALWAYS PLEASE YOU
BUT I'LL NEVER STOP TRYING
TO BE YOUR NUMBER ONE

YOU UNDERSTAND ME
YOU TEACH ME HOW TO PRAY
AND YOU PLAY THE GAMES I LOVE TO PLAY
I HAVE NO FEAR , WHEN YOU ARE NEAR
YOU GUIDE ME THRO THE DARKEST NIGHT

CHORUS :

I LOVE YOU DADDY, 
YOU ARE MY HERO
AND YOU'RE ALWAYS IN MY DREAMS
I LOVE YOU DADDY , OH DADDY
YOU ARE MY SUPERSTAR

DADDY, YOU KNOW HOW MUCH I LOVE YOU
I WANT YOU, TO HELP ME , TO SHOW ME THE WAY
DADDY, OH DADDY
SOMETIMES I MIGHT DO WRONG
BUT I'LL NEVER STOP TRYING
TO BE YOUR NUMBER ONE

I WANT TO SHOW YOU
I’LL BE AS STRONG AS YOU
WHEN I GROW UP , I'LL STILL LOOK UP TO YOU
SO HAVE NO FEAR, I'M ALWAYS HERE
I WILL BE MY DADDY’S BOY

CHORUS X 2

YOU�RE ONE IN A MILLION, AND A MILLION IN ONE
FOREVER I WANT TO, BE BY YOUR SIDE
YOU�RE ONE IN A MILLION, SHOW ME THE WAY
GUIDE ME THROUGH MY LIFE


*** Thank you to be my Dad in this world

Kamis, 19 Juli 2012

Tua itu PASTI, tapi Dewasa itu PILIHAN

Suatu malam, ibu yg bangun sejak pagi, bekerja keras sepanjang hari, membereskan rumah tanpa pembantu, jam tujuh malam ibu selesai menghidangkan makan malam utk ayah, sangat sederhana, berupa telur mata sapi, tempe goreng, sambal teri dan nasi.

Sayangnya karena mengurusi adik yg merengek, tempe dan telor gorengnya sedikit gosong!
Saya melihat ibu sedikit panik, tapi tdk bisa berbuat banyak, minyak gorengnya sdh habis.
Kami menunggu dgn tegang apa reaksi ayah yg pulang kerja pasti sdh capek, melihat makan malamnya hanya tempe dan telur gosong.

Luar biasa! Ayah dgn tenang menikmati dan memakan semua yg disiapkan ibu dgn tersenyum, dan bahkan berkata, "Bu terima kasih ya!" Lalu ayah terus menanyakan kegiatan sy & adik di sekolah.
Selesai makan, masih di meja makan, sy mendengar ibu meminta maaf krn telor & tempe yg gosong itu & satu hal yg tidak pernah sy lupakan adalah apa yg ayah katakan:

"Sayang, aku suka telor & tempe yg gosong."
Sebelum tidur, saya pergi untuk memberikan ciuman selamat tidur kpd ayah, sy bertanya apakah ayah benar-benar menyukai telur & tempe gosong?"

Ayah memeluk saya erat dengan kedua lengannya & berkata, "Anakku, ibu sdh bekerja keras sepanjang hari & dia benar-benar sdh capek,
Jadi sepotong telor & tempe yg gosong tidak akan menyakiti siapa pun kok!"

Ini pelajaran yg saya praktekkan di tahun-tahun berikutnya; "Belajar menerima kesalahan orang lain, adalah satu kunci yg sangat penting utk menciptakan sebuah hubungan yg sehat, bertumbuh & abadi.
Ingatlah emosi tdk akan pernah menyelesaikn masalah yg ada, jadi selalulah berpikir dewasa. Mengapa sesuatu hal itu bisa terjadi pasti punya alasannya sendiri.

Janganlah kita menjadi org yg egois hanya mau dimengerti, tapi tdk mau mengerti.
Mari...belajar menjadi seorang yang DEWASA...

*Berbahagialah mereka yang bukan hanya cakap dalam penampilan, cakap dalam berpikir tetapi cakap pula dalam karakter-- bukan saja usia melainkan kedewasaan.

**Orang yang dewasa mampu melihat segala sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda dan positif bukan hanya cakap melihat kekurangan dan kelebihan orang lain melainkan jauh terlebih cakap untuk mengenal dan mengetahui kekurangan dan kelebihan diri sendiri.   

Senin, 16 Juli 2012

SEMUA BISA DILAKUKAN KARENA HATI SENANG

Saudaraku…,
Dapatkah kalian melakukan pekerjaan yang ringan, jikalau hatimu gundah ?
Bisakah persahabatan dilanjutkan, jika perasaanmu tak nyaman ?
Mampukah seorang isteri atau kekasih dapat bertahan, jika hatinya disakiti setiap saat ?

Agaknya kita tahu persis jawabannya : “Sulit melangkah bersama, jika hati merasa tak nyaman”…, begitu bukan ?

Lalu bagaimanakah anda dapat menjaga suasana hati sesama,
agar persahabatan menjadi abadi…,
agar perkawinan semakin menyenangkan…,
agar pacaran bertahan lama…,
agar karyawan menghormati anda sebagai pimpinan…
agar anak mengormati orang tua…, dan lain-lain.

Bagaimanakah mungkin kita dapat bekerja bersama,
jika hati disakiti oleh rekan sekerja ?
jika terjadi pengkhianatan ?
jika kejujuran, keterbukaan, keikhlasan dan kasih semakin kritis ?

HATI YANG GEMBIRA ADALAH KEKUATAN SPIRITUAL, saudaraku !

Banyak kali kita bersandiwara…,
tersenyum kepada orang yang menyakiti hati, karena dia seorang suami…
berdiam diri dan tak menyapa orang yang menyinggung persaan…
berusaha tegar, di saat kegetiran dirasakan, ketika difitnah …

Lalu…
luka hati semakin bernanah…
kekecewaan…
keputus asaan…,
kemarahan dan kegeraman…,
atau menangisi diri sepanjang hari…
sampai-sampai merasa tak pantas menjalani kehidupan ke masa depan…

Masih ada sebuah pertanyaan : “Pernahkah kalian memiliki sahabat yang tak pernah menyakiti hatimu ?” Sudah jelas jawabannya : “Tidak ada orang seperti itu”

Alkitab menjawab : “MASIH ADA !”
Dialah Yesus, Sahabat Sejati…
Ia akan selalu berjalan bersamamu, sekalipun HATINya dikecewakan…
Ia bersedia mendengar keluhanmu, meskipun terlalu banyak dan terlampau panjang…
Ia siap membantumu, walaupun sering dikhianati.

Jikalau hari ini hati dan perasaan masih terluka…
Dengarlah suaraNya :

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan" (MATIUS 11 : 28 – 30)

Dia masih menanti kalian…
Jika pagi ini sedang merasakan kepahitan…,
Bawalah hatimu kepadaNya…
Ia pasti mengibur kalian..
Ia pasti membuat kalian tersenyum menghadapi hari-hari berat dan pekerjaan sulit.
Janganlah malu…
Jangan juga bimbang…
Segeralah datang kepada Dia, Sahabat dan Psikolog yang terkenal…
YESUS AKAN MENGUBAH HATI DAN RASA DUKA…
MEMBUAT ANDA TERSEYUM
SECERAH PAHLAWAN YANG MENANG,
DAN KALIAN DAPAT MELAKUKAN APA SAJA BERSAMA YESUS, KARENA IA MEMBUAT HATIMU GEMBIRA.

Tersenyumlah, sebab Yesus selalu besertamu dalam setiap kesulitan hidup.
Tersenyumlah, karena Ia membuatmu berhasil, jika engkau berjalan bersamanya.
Bergembiralah dan lupakanlah kesedihan hatimu…
Songsonglah berkatNya di hari ini
Katakanlah pasti : JIKA AKU BERJALAN BERSAMA YESUS, SIAPAKAH YANG DAPAT MENYUSAHKAN HATIKU ? AKU PASTI MENANG OLEH PERTOLONGANNYA.

Tersenyumlah, sahabatku !

Senin, 02 Juli 2012

FireProof




“Never Leave Your Partner, Especially When In Fire!”

“One of the most successful Christian movies of all time” —NY Times
“One top of powerful message and the potential to change lives and marriages” – Variety

“Never Leave Your Partner Especially When In Fire!“ “Jangan Pernah
Meninggalkan Pasangan Anda, Terutama Bila Dalam Keadaan Genting!”,

begitulah kira-kira terjemahan pesan yang coba disampaikan film “FIREPROOF”
kepada kita, sebuah “persamaan rules” yang amat cocok antara profesi (sebagai
pasukan pemadam api) dan di dalam rumah-tangga sebagai suami-isteri.. Salah
satu “Rules of Conduct” (kode etik) dari US. Fire Department adalah : “Never
Leave Your Partner (Behind) Especially When In Fire” seperti anda tahu, ketika
bertugas; pasukan pemadam kebakaran biasanya dibagi kedalam grup masingmasing sepasang, dan dalam keadaan apapun; ”jangan pernah meninggalkan
pasanganmu!”

Diperankan oleh aktor Kirk Cameron dan aktris Erin Bethea yang bermain cemerlang. Caleb Holt
(Cameron) seorang “chief” Captain Fire Department (Kepala Pasukan Pemadam Api) dan isterinya
Catherine “Cat” (Bethea) Public Relation pada sebuah rumah sakit setempat..

Sebuah pilihan jitu oleh Kornas kita untuk memilih film ini (tentu juga atas rekomendasi World/Asia)
untuk kita nikmati dan hayati.. meski ini hanyalah sebuah film cerita fiksi, namun banyak hal yang dapat
kita petik dan pelajari dan dapatkan darinya.

Kami ingin mencoba membuat semacam “resensi” dari film ini, sebagai bagian dari apresiasi kami kepada
nilai-nilai yang ingin disampaikan kepada kita oleh film ini, nilai -nilai mana -bagi kita komunitas ME –
tentunya tidaklah asing lagi.

Film ini bergenre drama keluarga, yang sarat dengan pesan -pesan yang mengagumkan tentang Cinta dan
Perkawinan menurut Rencana Tuhan, namun sebagai manusia, kita sering lupa dan justru mencoba
membuat formulasi sendiri tentang apa dan bagaimana perkawinan dan cinta itu seharusnya. Hasilnya
bisa ditebak, kita tersesat!. “Tekanan-tekanan” dan “nilai-nilai” dunia modern terlalu “nyata” untuk
dilawan, terlalu sulit dihindari, nah jika tantangan sudah begitu terasa berat, jalan pintas kepada
PERCERAIAN menjadi begitu menarik dan logis bagi banyak perkawinan..

Maka amat tepat ketika di akhir film ini, kita disuguhi sebuah lagu yang dilantunkan oleh Warren Barfield
dengan amat manis, berjudul “Love is not a Fight”, dengarlah syair pembuka yang bunyinya (seakan
“menyindir” diri kita) adalah:

“Love is not a place..
To come and go as we please,
It’s a house we enter in..
Then commit to never leave..

So lock the door behind you,
Throw away the key..
We’ll work it out together,
Let it bring us to our knees…” dst nya..

Caleb dan Cat (Catherine) Holt adalah sepasang suami-isteri muda yang enerjetik, ganteng dan cantik, keduanya sibuk dalam karier masing-masing. Ditengah kesibukan dan kewajiban -kewajiban masyarakat kelas menengah pada umumnya. Dikisahkan sudah 7 tahun mereka menjadi pasutri, komunikasi di antara keduanya tampaknya tidak lagi menjadi prioritas, seolah -olah asal masingmasing tahu diri, bekerja keras, setia; tidak selingkuh; sepakatmengambil tanggung -jawab masing -masing sebagai suami dan isteri (perkawinan 50:50?) semuanya seolah seharusnya sudah cukup dan baik -baik saja… beres…, namun mereka lupa bahwa ancaman “nilai -nilai” dunia senantiasa membayangi setiap perkawinan, apalagi ditengah dunia yang serba semakin praktis; berorientasi kepada efisiensi dan efektifitas! Berorientasi kepada “hasil”; “sukses”; dan “instant”, (bagaikan pemecahan masalah manajemen bisnis) sehingga jika ada masalah atau penghalang, SEGERA (jangan tunda lagi!) lakukan analisa dan ambil solusi paling ekonomis; gampang dan tidak bertele-tele!: CERAI!

Sudah separah itukah perkawinan masa kini? Tak berlebihan jika kita katakan “YA!” Tengok keluarga keluarga muda di kota -kota besar.. tengok hidup para selebritis kita, seolah perceraian menjadi “gaya hidup” dan “agama baru” dikalangan Selebritis. Kalau belum pernah cerai, kayaknya belum layak disebut Selebriti! (atau justru yang ekstrim sebaliknya: BER-POLIGAMI!, tahukah anda bahwa Almarhum penyanyi dangdut Meggy Z, ternyata beristeri 4?)

Sungguh kita patut prihatin… demikian pula dengan Caleb dan Cat, kita senang melihat mereka sebagai suami -isteri, namun ketika tantangan -tantangan hidup semakin memuncak, kita pun seolah harus maklum dan bahkan “mafhum” (ini akronim dari maklum dan faham..) akan terjadinya pertengkaran pertengkaran yang semakin memuncak dari hari ke hari; pertengkaran mana tampaknya memang tak terelakkan dan bukan mengada -ada; semuanya logis sekali… Celakanya.. dalam sebuah pertengkaran yang memuncak, tanpa disadari, keduanya sampai pada kesimpulan yang paling berbahaya; meskipun tampaknya amat logis. Cat -sambil menangis terisak -mengatakan “…I want out, I just want out… (.. from this bloody marriage…”) langsung ditimpali dalam nada tinggi oleh Caleb yang sudah sangat marah dan emosional : ” And if you want out!! That’s fine with meeee!!..”

Adegan-adegan berikutnya diwarnai dengan masing -masing membenarkan diri sendiri dan bagaimana sebetulnya masing -masing merasa tidak nyaman dengan situasi terbaru dimana tinggal menunggu waktu saja siapa yang akan menceraikan siapa, hari -hari berlalu dengan kesibukan masing -masing, namun Cat dalam kerjanya berjumpa dengan dr. Gavin Keller (diperankan Perry Revell) yang ganteng; muda dan kariernya tampak cukup cerah di rumah sakit itu, dari omong -omong santai saat makan siang di kantin rumah sakit, Cat mulai curhat, perlahan namun pasti hati Cat mulai tertambat kepada dr. Keller yang lembut, penuh perhatian dan sabar mendengarkan itu.

Berbeda dengan Caleb, ditempat kerjanya ia punya seorang deputy captain bernama Mike alias Lieutenant Michael Simmons (diperankan dengan amat bagus oleh aktor kulit hitam; Ken Bevel) yang dalam banyak kesempatan sering berbincang dengan Caleb tentang situasi hidup perkawinan masing masing, pada awalnya ia merasa apa yang dikatakan atau disarankan oleh Mike bukanlah jalan keluar yang cocok dan pantas dicoba, ia skeptis, bahkan cenderung menganggap Mike seorang Kristen picik dan pemimpi, namun jauh didalam hati sebetulnya Caleb iri melihat betapa relasi Mike dengan isterinya senantiasa mesra, ia penasaran, ada sesuatu pada diri mereka yang membuat perkawinan mereka stabil dan berhasil, namun semuanya hanya berhenti pada penasaran…

Sampai suatu hari Ayah Caleb; John Holt (diperankan oleh Harris Malcom dengan amat baik) mulai curiga ada yang tidak beres dengan perkawinan anak -anak mereka.. Ayah yang amat mencintai anaknya ini datang mengunjungi Caleb dan mencoba menawarkan bantuan, namun Caleb cenderung menolak dan selalu mengatakan tidak ada jalan lain kecuali perceraian! Syukurlah ayah Caleb tidak putus asa, ditengah penolakan Caleb yang bertubi-tubi, ia memohon bantuan Caleb untuk sekali ini saja, menunda dulu keputusannya untuk bercerai, menundanya untuk 40 hari, dan dalam jangka waktu itu, ia hanya akan mengirimkan serial surat yang harus dibaca dan dilaksanakan dari hari ke hari dengan sabar sambil menunggu dan melihat hasilnya…

Nah bagaimana akhir cerita ini?

Dari kisah ini, tak berlebihan kiranya jika kita menjadi semakin aware untuk “mendengarkan” pasangan dengan hati; kisah ini bertutur banyak tentang apa itu “Cinta” dan bahwa Cinta adalah Keputusan Sadar; seperti halnya Tuhan sudah mencintai kita lebih dulu jauh sebelum kita bertobat! Kita hanya bisa mencintai, jika kita punya tangki cinta yang cukup. Bahwa kita tidak bisa memberi sesuatu yang tidak kita punyai! Tak kalah pentingnya kisah ini juga mengajarkan kita untuk belajar menerima kepahitan dan sabar dalam pengorbanan (penderitaan) demi cinta, rela mengubah diri (pertobatan) dan rela berjuang sampai ke “neraka” sekalipun, demi alasan-alasan “surgawi”!

Secara sinematografis, ini adalah karya yang patut diacungi jempol! Mengingat biaya produksinya bila dibandingkan dengan Film Holywood pada umumnya; terbilang amat minim. Namun hasilnya sungguh monumental! Skenario juga berhasil menghindari kecengengan -kecengengan bombastis gaya sinetron Indonesia, ia mengalir begitu alamiah dan wajar, membawa kita bersimpati kepada keduanya, masalah masalah ternyata tidak harus berasal dari yang “baik” vs yang “jahat”, atau “hitam” vs “putih”, seperti umumnya kisah – kisah drama Asia, namun sungguh nyata bisa terjadi dalam banyak kehidupan perkawinan yang baik. Diselingi dengan soundtrack yang indah, antara lain: “Brighter Days” oleh Leeland; “Slow Fade” dari Casting Crowns; serta “You Belong To Me” dan “While I’m Waiting” oleh John Waller,
serta puncaknya “Love is not a Fight” dengan vocal Warren Barfield. Memang ada bagian-bagian yang terasa agak “melodramatik”, tetapi itu tak terhindarkan dalam sebuah film dengan genre ini. Toh ada juga bagian -bagian yang “komik” menyegarkan -terutama adegan bersama Mr. Rudolph (diperankan Bill Stafford), tetangga rumah Caleb dan Catherine.. Selamat menonton!

** Saya sudah menonton film ini dan saya rekomendasikan buat anda! 

The Perfect Stranger


A good Christian Film
to teach us to knowing God
and everlasting life
in Him